Breaking News
Trending Tags
Beranda » Berita » Relokasi PKL di Dumai, Netizen: Kami Nyesal Milih Bapak

Relokasi PKL di Dumai, Netizen: Kami Nyesal Milih Bapak

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI – Salah seorang netizen dalam kolom komentar pada postingan akun @Wak Jie Paisal mengungkapkan bahwasanya ia menyesal telah memilih H Paisal untuk 2 Periode, Minggu (1/2).

Ungkapan penyesalan itu terkait kebijakan relokasi pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Sudirman dan SS Kasim.

Dikatakan akun @Siti A’isyah itu, PKL justru membuat Kota Dumai lebih semarak, dan untuk CFN dan CFD, terkadang juga tak semua orang yang ingin masuk untuk berjalan.

Ada juga kalanya, lanjut komen akun tersebut, pembeli bisa instan dengan melakukan pembelian di tepi jalan.

Berikut komentar lengkapnya:
kalau macam ni pak kami nyesal milih bapak saya selaku anak asli dumaiiii saya sangat kecewaaa
justru pedagang kaki lima lah yang menyemarak kan kota dumaiiiii dengan ramai nya umkm d tepi jalan orang kadang malas nak masuk ke CFN dan CFD tu pak nak parkir lagi jalan lg
klo kaki 5 kami dpt dr tepi jalan sajaaaaa coba lah baca situasi dan kondisi pakkkk

Selain itu, akun @Novi Eka Sari, ia mengungkapkan ketidaksetujuannya, karena menurutnya kondisi masih aman serta tidak membuat macet.

Berikut komentar lengkapnya:
Wak jie pais kurang setuju dgn peraturan pkl sejauh ini aman2 utk yg d sudirmsn n sultan syarif kasim tdk membuat macet jalanan
Kecuali suda.menimbul.ksn kemacetan
Mati lah pencarian org pak betambah kejahtan pencurian perampokan pembunuhan di dumai ni dh mencari kerjo payah
Ni nak bejuaaaalannnn pun payah pak..
Kdang blm tentu yg bejualan d pinggir jalan tu laku pak syukur untung kadang modal tk balek pak
Tlg d d pertimbang kan lg pak bejualan d pinggir tu tdk utk kayo pak tp utk kebutuhan sehari2 ny wak jie pais
Tks Wak Jie Paisal

Senada dengan itu, akun @Lian juga mengungkapkan bahwasanya PKL tidak meminta makan dengan pemerintah, ia meminta jika pemerintah tidak bisa membantu, maka jangan mengganggu.

Berikut komentar lengkapnya:
sudahlah jgn ganggu pedagang kaki lima selagi mereka tak minta makan sama kalian,mereka cuma numpang cari makan,kalian yg dah beseragam ni sedap ada gaji bulanan sedangkan yg bejualan ni tak bejualan tak makan,lagian kalau di pindahkan juga apa ada yg jamin dagangan mereka laku seperti di tmpat mereka berjualan sebelumnya,jadi tolonglah kalau tak bisa membantu jgn mengganggu dan selagi mereka tak mengusik jgn di usik šŸ™šŸ»šŸ™šŸ»

Ada juga akun @Andik War, ia bahkan meyakini jika kebijakan ini dilakukan oleh H Paisal pada periode pertama, maka sulit bagi H Paisal untuk bisa jadi 2 periode.

Berikut komentar lengkapnya:
Oalah 🤦🤦
Tau sendiri lah ya kan
Soalnya ga bisa 3 periode 🤣
Jadi gak apa apa keliatan wujud aslinya 🤣
Kalau periode sebelumnya di buat ke gini mana bisa 2 periode Yo wak🤣

Selain yang tidak menyetujui, terlihat juga komentar netizen yang menyetujui kebijakan tersebut, bahkan sudah lama menunggu dan ingin melihat Dumai tertata dengan rapi.

Salah satunya akun @Drama Pendek, berikut komentar lengkapnya:
Alhamdulillah wak ji jugo mendengo isi hati ku selamo ini terpendam, bukan nyo mennganggu rezeki oghang tapi demi keindahan kota dumai.
Bio lah kalau nak cari makanan agak jauh sedikit yg penting dumai rapi dan tertata indah

Selain itu, juga akun @Rierie Dumai, ia mendukung kebijakan tersebut bahkan meminta penegakan Perda dilakukan secara keseluruhan, tidak hanya di Sudirman dan SS Kasim.

Berikut komentar lengkapnya:
Tolong tertib kan juga pedagang yg memakan jalan di pasar bundaran, jalan lebar makin lama makin mengecik , pedagang berlomba2 memajukn meja dagangan ke tengah jalan, pdahal itu jalan umum buat warga melintas, udh jalan sempit, baru beo2 nutupi lobang jalan, udh banyak korban ibu2 jatuh tunggal Kat batu tu

Sumber: Tribunriau
Editor: Redaksi

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Politikus Perempuan Era Orde Baru di Bengkalis

    Politikus Perempuan Era Orde Baru di Bengkalis

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 3
    • 0Komentar

    BENGKALIS – Zaharah Zakaria adalah seorang politikus dan pendidik berkebangsaan Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Bengkalis pada tahun 1989 hingga 1994. Zaharah dilahirkan pada 1 Februari 1942 di Kelapapati, Bengkalis, sebagai anak ketiga dan putri kedua dari tujuh bersaudara pasangan Zakaria bin Muhammad Amin, seorang ulama, dan Mariah […]

  • Dukung Kabupaten Layak Anak, Diskominfotik Bengkalis Siapkan Sejumlah Program

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 5
    • 0Komentar

    BENGKALIS – Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bengkalis menggelar rapat koordinasi dalam rangka mendukung penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA), Rabu pagi, 22 April 2026, di Ruang Rapat Diskominfotik Bengkalis. Rapat tersebut dipimpin Kepala Dinas Agus Sofyan diwakili Sekretaris Diskominfotik Bengkalis, Adi Sutrisno, serta diikuti oleh jajaran Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP). Dalam […]

  • Tiga Hari Penuh Semangat, PRAKAJUM MIN 1 Bengkalis Sukses Cetak Siswa Tangguh dan Mandiri

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BENGKALIS – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bengkalis sukses menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Rabu, Kamis, dan Jumat (PRAKAJUM) yang diikuti oleh siswa kelas 4, 5, dan 6. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu, 17 Juni 2026 hingga Jumat, 19 Juni 2026, di Lapangan Bola Voli Dusun Tambak Rejo, Desa Jangkang. PRAKAJUM merupakan program perkemahan […]

  • Polsek Rupat Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung di Batu Panjang Dukung Swasembada Pangan 2026

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 3
    • 0Komentar

    BENGKALIS – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional dan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Polsek Rupat melaksanakan kegiatan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil di lahan Kelompok Tani Harapan Baru, Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Kamis, 7 Mei 2026. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Rupat […]

  • Polri Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Siak Kecil Bersama Warga Bersihkan Lahan Jagung di Sadar Jaya

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    BENGKALIS – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polri melalui Polsek Siak Kecil melaksanakan kegiatan pembersihan lahan untuk penanaman jagung pipil di Desa Sadar Jaya, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 19 April 2026 sekitar pukul 13.00 WIB ini dipimpin oleh PLH Kapolsek Siak Kecil IPDA Berton Standy Sabtama, […]

  • Persiapan Panitia Qurban Masjid Al-Amin Siap Sembelih 17 Ekor Sapi Besok

    Persiapan Panitia Qurban Masjid Al-Amin Siap Sembelih 17 Ekor Sapi Besok

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 6
    • 0Komentar

      Sungai Pakning – Beritapojok. Com l Menjelang pelaksanaan ibadah qurban pada Rabu, 27 Mei 2026, panitia pelaksana di Masjid Al-Amin memastikan seluruh persiapan telah tuntas diselesaikan. Ketua Panitia, Zulfikar, didampingi Ical selaku pengurus, menyampaikan kesiapan tim sekaligus merinci jumlah hewan yang akan disembelih, yakni sebanyak 17 ekor sapi.   Zulfikar menjelaskan, seluruh 17 ekor […]

expand_less