Breaking News
Trending Tags
Beranda » Berita » Kemendagri Dorong BTT Jaga Stabilitas Daerah

Kemendagri Dorong BTT Jaga Stabilitas Daerah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Dalam Rapat Koordinasi Nasional Sinergi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Urusan Pemerintahan Umum, Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Rikie, menegaskan pentingnya penguatan Belanja Tidak Terduga dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026 sebagai instrumen fiskal strategis untuk menjaga stabilitas pelayanan publik di tengah dinamika kebencanaan dan kebutuhan mendesak masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat mendorong tata kelola keuangan daerah yang adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada mitigasi risiko.

“Belanja Tidak Terduga dirancang untuk mengantisipasi kondisi yang tidak dapat diprediksi sebelumnya, baik berupa keadaan darurat maupun keperluan mendesak, yang berpotensi mengganggu fungsi pemerintahan dan pelayanan dasar. Oleh karena itu, belanja ini diposisikan bukan sekadar sebagai cadangan anggaran, melainkan sebagai mekanisme respons cepat dalam menghadapi bencana alam, bencana nonalam, bencana sosial, kejadian luar biasa, operasi pencarian dan pertolongan, serta kerusakan sarana dan prasarana yang berdampak langsung pada aktivitas publik,” kata Rikie dihadapan seluruh kepala daerah yang juga di hadiri Bupati Rokan Hilir, H Bistamam, Kamis (7/1/2025) di Jakarta.

Seiring dengan itu, Rikie menekankan bahwa keperluan mendesak juga mencakup kebutuhan pelayanan dasar masyarakat yang belum atau tidak cukup terakomodasi dalam struktur belanja daerah, termasuk belanja yang bersifat wajib dan mengikat serta pengeluaran yang berada di luar kendali pemerintah daerah. Dalam konteks tersebut, penggunaan Belanja Tidak Terduga harus dilaksanakan secara hati-hati, taat regulasi, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga kriteria penggunaannya perlu dirumuskan secara eksplisit dalam peraturan daerah tentang APBD agar tidak menimbulkan tafsir yang beragam dalam implementasi.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya pendekatan berbasis risiko dalam perencanaan anggaran daerah dengan menjadikan Indeks Risiko Bencana Indonesia sebagai salah satu rujukan utama, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota. Pendekatan ini dinilai krusial untuk memastikan kecukupan alokasi anggaran serta meningkatkan kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi krisis, sekaligus memperkuat peran Belanja Tidak Terduga sebagai instrumen preventif, bukan semata-mata reaktif.

Dalam sesi diskusi, sejumlah peserta dari pemerintah daerah menyuarakan kekhawatiran atas terus menyempitnya ruang fiskal akibat penurunan anggaran daerah, yang dinilai berimplikasi pada terbatasnya inovasi dan kapasitas daerah dalam menjaga stabilitas sosial dan politik. Menanggapi hal tersebut, Rikie menjelaskan bahwa penguatan mekanisme verifikasi dan pembentukan tim teknis lintas perangkat daerah, termasuk keterlibatan dinas teknis terkait, menjadi langkah penting untuk memastikan kewajaran dan rasionalitas pembiayaan, terutama dalam konteks pengadaan barang dan jasa maupun pembangunan fisik.

Ia juga menegaskan bahwa pemberian hibah, baik kepada instansi vertikal maupun organisasi kemasyarakatan, harus mengikuti mekanisme yang telah diatur secara jelas, termasuk kewajiban pengajuan proposal dan pemenuhan persyaratan administratif. Pemerintah daerah, menurutnya, perlu menyusun pengaturan teknis yang lebih rinci melalui peraturan kepala daerah agar pelaksanaan hibah dan bantuan sosial dapat berjalan tertib, transparan, serta mudah dipahami oleh para pelaksana di lapangan.

Dalam penutup pemaparannya, Rikie menekankan bahwa pemerintah pusat terus membuka ruang dialog dengan pemerintah daerah untuk menyempurnakan kebijakan pengelolaan keuangan daerah, sepanjang usulan yang disampaikan berorientasi pada capaian kinerja dan kebutuhan riil masyarakat. Ia menegaskan bahwa Belanja Tidak Terduga, skema tahun jamak, maupun dana cadangan harus dipahami secara tepat agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun administrasi di kemudian hari, sekaligus memastikan bahwa setiap rupiah anggaran daerah benar-benar diarahkan untuk menjaga ketahanan daerah dan mendukung agenda pembangunan nasional.

 

Oleh     :   Amrial 

Sumber:Diskominfotik Rohil

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikuti Musrenbang RKPD Riau 2027, Bupati Kasmarni Perkuat Sinergi Pembangunan Pusat dan Daerah

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    BENGKALIS – Bupati Bengkalis Kasmarni, didampingi Wakil Bupati Bagus Santoso, mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Riau Tahun 2027 pada Selasa, 28 April 2026. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Plt Gubernur Riau SF Hariyanto ini dilaksanakan secara offline dan online. Bupati Kasmarni bersama jajaran Pemkab Bengkalis mengikuti jalannya rapat secara […]

  • 200 Peserta Ikut Menjaga Warisan Budaya, Bupati Bengkalis Buka Festival Layang-Layang Wau Laksamana

    200 Peserta Ikut Menjaga Warisan Budaya, Bupati Bengkalis Buka Festival Layang-Layang Wau Laksamana

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    BENGKALIS – Bupati Bengkalis Kasmarni, diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Johansyah Syafri secara resmi membuka Festival Layang-Layang Wau Bengkalis yang diselenggarakan Pengurus Perkumpulan Layang-Layang Wau Bengkalis (PLWB), di Pasir Andam Dewi Bengkalis, Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan yang diikuti 100 peserta pelajar dan 100 peserta umum ini akan berlangsung […]

  • Dedy Aprianto Tampubolon, Personel Polda Riau, Lulus Terbaik Pascasarjana dengan IPK 4,00

    Dedy Aprianto Tampubolon, Personel Polda Riau, Lulus Terbaik Pascasarjana dengan IPK 4,00

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Tangerang – Beritapojok. Com l Hari Kamis, 11 Juni 2026, menjadi momen membanggakan bagi para mahasiswa yang menyelesaikan studi di Pascasarjana Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang. Salah satu yang berprestasi luar biasa adalah Dedy Aprianto Tampubolon, S.Psi., M.Si., anggota Kepolisian Daerah Riau yang berdomisili di Pekanbaru. Berkat semangat, kerja keras, fokus, dan dedikasi tinggi, Dedy […]

  • Mewakili Bupati, Sekda Bengkalis Terima Laporan Reses Masa Sidang I Anggota DPRD dan Pembentukan Pansus Pokir

    Mewakili Bupati, Sekda Bengkalis Terima Laporan Reses Masa Sidang I Anggota DPRD dan Pembentukan Pansus Pokir

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BENGKALIS – Bupati Bengkalis diwakili Sekretaris Daerah Ersan Saputra TH menerima laporan reses masa persidangan I tahun 2025 secara simbolis, pada rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis, Senin 19 Januari 2026, di ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis. Rapat paripurna, dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Septian Nugraha, didampingi Wakil Ketua II Hendrik Firnanda Pangaribuan dengan […]

  • Bhabinkamtibmas Desa Tenggayun Tinjau Lahan untuk Penanaman Jagung 

    Bhabinkamtibmas Desa Tenggayun Tinjau Lahan untuk Penanaman Jagung 

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

      Bandar Laksamana — Beritapojok. Com l Bhabinkamtibmas Desa Tenggayun, Aiptu Asmeri turun langsung meninjau lahan kosong untuk penanaman jagung pipil,Peninjauan dilakukan bersama masyarakat Desa Tenggayun, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis pada Sabtu, (22/5/2026). Peninjauan ini guna memastikan lahan layak tanam. Ini salah satu bentuk partisipasi aktif Polri terhadap Program Ketahanan Pangan yang sedang digalakkan […]

  • Pengelolaan Dana Desa Labuhan Tangga Kecil TA 2023 Jadi Sorotan

    Pengelolaan Dana Desa Labuhan Tangga Kecil TA 2023 Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Rokan Hilir – Pengelolaan Dana Desa Kepenghuluan Labuhan Tangga Kecil, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, menuai sorotan. Kepala Desa (Penghulu) setempat diduga tidak melaporkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) meskipun terdapat sisa anggaran yang cukup signifikan pada Tahun Anggaran 2023. Berdasarkan data dan informasi yang diterima media ini, Dana Desa Labuhan Tangga Kecil Tahun 2023 […]

expand_less