Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bengkalis » Pulau Bengkalis Jadi Ruang Belajar Konservasi Mangrove Nasional dan Global

Pulau Bengkalis Jadi Ruang Belajar Konservasi Mangrove Nasional dan Global

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGKALIS – 5 Februari 2026 – Global Mangrove Alliance (GMA) Indonesia Chapter menggelar lokakarya “Pertukaran Pembelajaran Perlindungan dan Rehabilitasi Mangrove dalam Mendukung  Country Proposition Indonesia” pada 3–5 Februari 2026 di Pulau Bengkalis, Provinsi Riau.

Kegiatan ini mempertemukan lebih dari 20 institusi, meliputi perwakilan enam instansi pemerintah (nasional, provinsi, dan kabupaten), sembilan organisasi konservasi, lima pemerintah desa, serta 
peserta internasional dari berbagai lembaga mitra.

Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, Irzal Fakhrozi menambahkan pentingnya berbagai praktik baik antarwilayah. “Harapan kami, dengan adanya acara ini, kita bisa saling berbagi cerita sukses, informasi, pengalaman, dan pengetahuan tentang perlindungan dan rehabilitasi mangrove.

Dengan demikian, kita dapat menambah referensi yang dapat diterapkan di daerah kita masing-masing,” terangnya.
Pulau Bengkalis dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dianggap sebagai contoh nyata keberhasilan konservasi mangrove berbasis masyarakat. Salah satu capaian penting berasal dari Desa Teluk Pambang, area konservasi mangrove YKAN yang didukung oleh GMA.

Desa ini berhasil menekan laju degradasi mangrove hingga 96 persen, dari 27 hektare per tahun (2016 – 2021) menjadi hanya 1 hektare per tahun (2022-2024). 
“Pulau Bengkalis memiliki paket lengkap untuk kegiatan konservasi, restorasi, dan rehabilitasi  mangrove,” ujar Apri Susanto Astra, Programme Coordinator Coast and Delta Yayasan Lahan 
Basah (YLB).

Keberhasilan di Teluk Pambang menunjukan bagaimana pendekatan berbasis masyarakat, ekologi, serta kelembagaan dapat berjalan selaras. Selain itu, Aji Wahyu Anggoro, Program Manajer Karbon Biru Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), menambahkan,  “Kegiatan di Teluk Pambang menunjukkan bahwa konservasi mangrove dapat berhasil dengan pendekatan yang komprehensif, yaitu mulai dari pelibatan penuh masyarakat lokal, peningkatan kapasitas, pengelolaan berkelanjutan melalui skema perhutanan sosial, perumusan regulasi tingkat desa, hingga konsistensi penerapannya.”

Antusiasme masyarakat pesisir Pulau Bengkalis dalam berbagi pengalaman mendapat respons positif dari Irene Kingma, dari Wetlands International dan Global Mangrove Alliance. “Sangat menyenangkan melihat betapa kuatnya komunitas pelestari mangrove di Bengkalis.

“Kami menantikan untuk bekerja sama dengan mereka dalam mewujudkan ‘Mangrove Breakthrough, untuk Indonesia,”ujarnya.

Lokakarya ini diawali dengan diskusi strategis terkait regulasi, pendanaan, manfaat, serta dampak perekonomian dari konservasi mangrove berkelanjutan. Setelah itu, kegiatan ini disambung dengan kunjungan lapangan ke Desa Teluk Pambang, di mana kelompok mangrove 
desa saling berbagi pengalaman dengan sesama pelestari mangrove tingkat nasional dan internasional.

Lokakarya pun diakhiri dengan pelatihan Global Mangrove Watch (GMW) untuk menunjukkan keterkaitan antara aksi-aksi di lapangan yang sudah dilaksanakan dengan target yang diusung GMA.

Rangkaian “Mobilizing the Mangrove Breakthrough Indonesia” Indonesia memiliki hutan mangrove terluas di dunia, yaitu sekitar 3,4 juta dari total 15 juta hektare mangrove global. Dengan posisi strategis ini, Indonesia menjadi negara prioritas dalam inisiatif internasional “Mangrove Breakthrough”, sebuah agenda kolaboratif yang diinisiasi GMA bersama UN Climate Change High-Level Champions serta berbagai mitra pemerintah, swasta, dan donor.

“Mangrove Breakthrough” menargetkan konservasi 15 juta hektare hutan mangrove di seluruh dunia pada 2030, melalui percepatan kolaborasi dan mendorong investasi skala besar untuk pelestarian ekosistem mangrove.

Di Indonesia sendiri, organisasi konservasi anggota GMA untuk mendukung Mangrove Breakthrough meliputi Wetlands International Indonesia, Yayasan Konservasi Alam Nusantara, dan Konservasi Indonesia.

Pada 2025 lalu, kolaborasi yang disebut sebagai GMA Indonesia Chapter ini telah menghasilkan Country Proposition Indonesia, sebuah konsep yang memuat 
informasi terkait landscape partnership, mekanisme pendanaan, dialog kebijakan, peningkatan kapasitas, serta implementasi perlindungan dan pengelolaan mangrove di Indonesia.

Selain itu, Mangrove Breakthrough dan Country Proposition turut mendukung program pemerintah nasional, 
khususnya rencana aksi nasional terkait perlindungan dan pengelolaan ekosistem karbon biru.

Lokakarya di Bengkalis merupakan langkah lanjutan untuk mengkonsolidasi Country Proposition tersebut dengan memperkuat jejaring multipihak dan mempercepat aksi lapangan. “Kerja sama sangat dibutuhkan untuk melestarikan dan memulihkan mangrove, dan GMA Indonesia Chapter memberikan contoh yang baik tentang kerja sama dalam tindakan,” ujar Benjamin Christ, peserta 
lokakarya dari Impact by Design dan Global Mangrove Alliance.

Tentang Mangrove Breakthrough
Mangrove Breakthrough, sebuah inisiatif aksi global, bersama para mitranya mengupayakan mobilisasi pendanaan sebesar USD 4 miliar hingga 2030 dengan target konservasi 15 juta hektare mangrove, beserta masyarakat dan keanekaragaman hayati yang bergantung padanya.

Kami memberdayakan kolaborasi lintas sektor dengan memperkuat kebijakan nasional, menyusun jaringan global, dan mendorong pendekatan transformatif.

Mangrove Breakthrough diluncurkan pada COP27, yang mempertemukan pemerintah, organisasi non-pemerintah, peneliti, dan pihak swasta untuk memobilisasi secara kolektif empat tindakan berikut, yang dibangun berdasar prinsip-prinsip panduan yang dikembangkan oleh Global 
Mangrove Alliance (GMA):

1. Mengurangi kehilangan mangrove yang disebabkan oleh manusia.
2. Melindungi dalam jangka panjang 80% mangrove yang tersisa.
3. Memulihkan mangrove untuk menggantikan setengah dari semua mangrove yang hilang.
4. Mendorong pendanaan berkelanjutan untuk konservasi mangrove.

Tentang Global Mangrove Alliance 
GMA merupakan kolaborasi yang mempertemukan para ahli teknis, akademisi, organisasi masyarakat sipil, masyarakat lokal, dan lembaga pendanaan untuk mempercepat pendekatan 
global yang komprehensif dan terkoordinasi terhadap konservasi mangrove skala besar. GMA 
memiliki lebih dari 80 organisasi anggota yang tersebar di dunia, termasuk Indonesia.

GMA Indonesia Chapter dibentuk pada November 2022 untuk menciptakan sinergi dan penyelarasan kegiatan antar-pemangku kepentingan, serta mendukung segala hal terkait upaya perlindungan dan pemulihan ekosistem mangrove di Indonesia. Hingga saat ini, GMA Indonesia Chapter terdiri 
dari Wetlands International Indonesia, Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), dan Konservasi Indonesia (KI).#DISKOMINFOTIK.

(diskominfotik/joekro)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Aksi Hijau Bangun Kesadaran Lingkungan Siswa lewat Program Green School

    Gerakan Aksi Hijau Bangun Kesadaran Lingkungan Siswa lewat Program Green School

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BENGKALIS  — Gerakan Aksi Hijau melaksanakan Program Green School di SD 23 Bengkalis Sabtu, 31 Januari 2026 sebagai upaya memperkuat pendidikan lingkungan bagi siswa sekolah dasar. Kegiatan ini merupakan inisiatif mandiri para pemuda peduli lingkungan yang dilaksanakan tanpa dukungan pendanaan dari pihak mana pun. Program ini dirancang untuk menanamkan pemahaman dasar mengenai pentingnya menjaga lingkungan […]

  • Dugaan Korupsi Dana BOS di SD Negeri 001 Bagan Kota, LCKI Laporkan ke Kejaksaan Negeri Rohil

    Dugaan Korupsi Dana BOS di SD Negeri 001 Bagan Kota, LCKI Laporkan ke Kejaksaan Negeri Rohil

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 3
    • 0Komentar

    ROHIL – Isu реnуаlаhgunааn dаnа Bаntuаn Oреrаѕіоnаl Sеkоlаh (BOS) kembali mеnсuаt. Kali іnі, dugааn kuаt tеrіndіkаѕі tеrjаdі dі Sekolah Dasar (SD) Nеgеrі 001 Bagan Kota, Kаbuраtеn Rokan Hilir, уаng mеndараt ѕоrоtаn рublіk. Invеѕtіgаѕі уаng dіlаkukаn media bеrѕаmа Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) menemukan adanya kеtіdаkѕеѕuаіаn antara lароrаn реrtаnggungjаwаbаn (LPJ) dаnа BOS dengan kоndіѕі nуаtа dі […]

  • Pemko Dumai Raih WTP untuk LHP LKPD Tahun 2025

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 4
    • 0Komentar

    DUMAI – Pemerintah Kota (Pemko) Dumai raih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Provinsi Riau, Kamis (18/6/2026). Penyerahan LHP LKPD BPK oleh Direktur Pengelolaan Pemeriksaan AKN V BPK RI, Dr. Juska Meidy Enyke Sjam diterima langsung […]

  • Menjelang Berbuka Puasa Bersama, Danramil 05/Bukit Batu Kapten Inf Ucok Doni Samosir Berbagi Takjil Bersama Awak Media

    Menjelang Berbuka Puasa Bersama, Danramil 05/Bukit Batu Kapten Inf Ucok Doni Samosir Berbagi Takjil Bersama Awak Media

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 7
    • 0Komentar

      Sungai Pakning— Beritapojok. Com l Menjelang Berbuka Puasa Bersama, , Danramil 05/Bukit Batu, Kapten Inf. Ucok Doni Samosir bersama insan pers menggelar kegiatan berbagi ratusan takjil kepada masyarakat serta buka puasa bersama. Kegiatan bernuansa santai dan penuh kekeluargaan itu dilaksanakan di Cafe Teras Mini, Jalan Jend. Sudirman, Desa Sungai Selari, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten […]

  • Dedy Aprianto Tampubolon, Personel Polda Riau, Lulus Terbaik Pascasarjana dengan IPK 4,00

    Dedy Aprianto Tampubolon, Personel Polda Riau, Lulus Terbaik Pascasarjana dengan IPK 4,00

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Tangerang – Beritapojok. Com l Hari Kamis, 11 Juni 2026, menjadi momen membanggakan bagi para mahasiswa yang menyelesaikan studi di Pascasarjana Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang. Salah satu yang berprestasi luar biasa adalah Dedy Aprianto Tampubolon, S.Psi., M.Si., anggota Kepolisian Daerah Riau yang berdomisili di Pekanbaru. Berkat semangat, kerja keras, fokus, dan dedikasi tinggi, Dedy […]

  • APICAL Group Bakal Digugat Perdata

    APICAL Group Bakal Digugat Perdata

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 4
    • 0Komentar

    DUMAI – Puluhan Pengusaha Media Online di Kota Dumai bakal gugat APICAL Group secara perdata, Senin (23/2). Tuntutan perdata tersebut terkait tunggakan tagihan kerjasama penerbitan infotorial yang sudah lama ditunggu-tunggu oleh pengusaha media. Demikian disampaikan salah seorang owner media online di Kota Dumai, Rio AS, Senin (23/2). “Kalau tidak juga ada kejelasan, kita bakal layangkan […]

expand_less